Sejarah istilah SJW di benci orang

 Social Justice Warior istilah keren yang jadi bahan bullyan di khusus kan buat netizen so edgy alias munafik

ternyata berasal dari peristiwa kontroversial yang fenomenal "kontroversi gamergate" atau kalau di terjemahkan gerbang gamer suatu gerbang atau pintu dari kotak pandora
yang setelah terbuka menjadi kekacauan untuk para keyboard warior inilah kisahnya

kisah ini berawal dari agustus 2014
Eron Gjoni si mantan yang tersakiti, akibat kecemburuannya
melakukan doxing atau mengungkapkan informasi pribadi termasuk
chatting online nya di worldpress blog/Zoe Post dan di situ di buka fakta bahwa menurutnya, Zoë Quinn yang mana seorang developer game
indie berselingkuh terhadap lima orang, salah satu yang berhasl di identifikasi dari lima orang
selingkuhannya itu adalah seorang jurnalis media game Kotaku & rock-paper-shotgun yang bernama Nathan Grayson

yah ini adalah aib yang termasuk dalam ranah privat
alias berita Gosip
akan tetapi dari sinilah kehebohan ini berawal dan peristiwa ini pun akhirnya di kenal dengan sebutan
 "kontroversi GamerGate"
dari postingan tersebut para Gamer telah berspekulasi bahwa terjadi kolusi lewat seks untuk memuluskan game indie Zoe Quinn, "Depression Quest" untuk
bisa mendarat di platform steam dengan lancar lewat review dari jurnalis game
sehingga para gamer tersebut memakai tagar "GamerGate" untuk menyerang jurnalisme game dan juga Zoë Quinn 

mereka
menempatkan posisi mereka seolah mereka itu adalah Eron Gjoni yang telah di khianati dan di selingkuhi untuk melawan para elit di industri jurnalis game


lalu kemudian para netizen baik yang gamer maupun yang bukan, mulai buka pendapat
tentang kejadian itu mereka mulai membahas berbagai macam kontroversi seputar kredibilitas jurnalisme, korupsi di jurnalisme dan game
hingga muncul menjadi masalah rasial dan juga masalah gender(sexisme) dan pada akhirnya mengkerucut kepada masalah
keadilan dan kesetaraan manusia (progresivisme)
dan dari sinilah muncul istilah Social Justice Warior atau SJW



jika kita telisik dari sejarah nya
istilah pejuang keadilan sosial itu sebenarnya terkesan mulia mirip sama ajaran sosialis yang kesannya itu sangat humanis dan mulia
istilah ini seringkali diucapkan bagi sekelompok orang yang sedang berusaha memperjuangkan suatu keadilan.
Istilah SJW pertama kali digunakan pada 1991, untuk mengapresiasi aktivis asal Kanada, Michel Chartrand
Saat itu Chartrand melakukan beberapa aksi untuk menentang ketidakadilan yang terjadi di masyarakat.

Namun kata yang awalnya postif tersebut kini mengalami makna penyoratif di karenakan peristiwa " kontroversi GamerGate" tersebut
sekarang istilah SJW lebih di kenal sebagai  kelompok yang arogan dan mau benar sendiri.


"kontroversi gamergate" jika bisa di analogikan seperti gosip ibu-ibu gibah tentang satu hal pribadi tapi ibu-ibu satu negara semuanya
heboh macam kasus lesti lah

ok sebelum itu mari kita bahas satu persatu apa saja akibat dari "GamerGate"

1. Musibah bagi Zoë Quinn

karena doxing yang di lakukan oleh mantan pacar nya itu dan juga karena gosip nya meluas luar biasa
Zoë Quinn terkena cyberbullyng yang sangat parah ,ancaman pembunuhan dan pemerkosaan seolah menjadi makanan
sehari-hari kehidupannya bahkan saat kontroversi nya mereda kisah hidup nya sampai di jadikan buku berjudul
"Crash Override: How Gamergate (Nearly) Destroyed My Life, and How We Can Win the Fight Against Online Hate"
yah bisa di bilang musibah yang di jadikan berkah, salut buat Zoë Quinn wkwkw.

2. Keributan massive di social media

seperti yang di sebutkan di awal kisah yang bermula dari postingan blogger ini menjadi konsumsi publik dunia maya
yang akhirnya ikut menyeret beberapa media jurnalis ternama, akan tetapi para perusahaan itu pun juga tidak diam mereka berusaha
mengalihkan isu tersebut menjadi isu Feminist (pejuang hak-hak wanita) vs Mysoginy (pembenci dan suka merendahkan wanita)
hal itu nantinya akan menjadi permasalahan yang meluas, dan menyebabkan social justice warior menjadi istilah yang
paling di benci di jagat maya

3. Akibat buruk echo chamber dan filter buble

jika kita berada di dalam gua yang luas lalu kita lantas berteriak suatu lelucon suara itu akan kembali kepada kita melalui pantulan gema
hal ini jika di dalam media social di sebut echo chamber
jika kita hanya melihat apa yang ingin kita lihat di media social maka kita akan melihat hal-hal itu semakin banyak

contoh nya jika anda yakin bumi itu datar tapi anda masih ragu
maka ketika anda buka media sosial dan mencari tahu hal-hal itu melalui fitur "filter buble" nya anda akan di berikan bukti-bukti bahwa bumi itu datar sehingga anda semakin yakin bahwa bumi itu datar

lalu jika di kaitkan tentang tokoh politik maka anda hanya akan melihat tokoh politik itu adalah iblis atau malaikat berdasarkan apa yang anda ingin dapatkan dari media sosial tersebut, pada akhirnya hal ini membuat masyarakat di dunia nyata menjadi terpolarisasi
lalu apa akibat buruk terpolarisasi karena media sosial, tentu saja banyak , seperti kerusuhan , kebijakan "kalau ngga milih si anu
tidak di sholatkan pas saat meninggal" , "senggol bacok" , dan bisa lihat sendiri di TV Radio dan media konvensional lainnya


dari sini kita belajar bahwa peristiwa "GamerGate" mengajarkan kita untuk bisa berpikir kritis sebelum ikut-ikutan masalah yang sebetulnya
ngga penting-penting amat di dalam peristiwa ini entah siapa yang lebih rugi
para gamer yang ngabisin tenaga dan pikirannya buat gosip macam ini para media kah yang dapat pemasaran gratis
Zoë Quinn kah yang akhirnya jadi terkenal Eron Gjoni kah ?, Nathan Grayson kah ?

ngga ada yang rugi sih sebenarnya ini cuman semacam bumbu-bumbu kehidupan, untuk kita jadikan pelajaran untuk kita berhati hati terhadap
internet dan media sosial, semoga manusia mau berubah untuk jadi lebih bijak dan mengurangi kecanduan medsos...


Komentar